Polsek Lubuk Batu Jaya Sambangi Peternak di Desa Kulim Jaya
INHU – Kepolisian Sektor (Polsek) Lubuk Batu Jaya (LBJ) terus berkomitmen mendukung program prioritas pemerintah terkait kemandirian pangan. Langkah nyata ini ditunjukkan melalui aksi turun langsung ke lapangan guna memotivasi para peternak lokal di wilayah hukumnya.
Pada Rabu pagi (03/06/2026) sekira pukul 09.30 WIB, Personil Polsek LBJ melaksanakan kegiatan kunjungan dan sambang kamtibmas ke lokasi peternakan sapi milik Bapak Kamarudin yang berlokasi di Desa Kulim Jaya, Kecamatan Lubuk Batu Jaya, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).
Kegiatan ini dilaksanakan oleh Bripka Hendrik Saputra sebagai bentuk pendampingan Polri terhadap masyarakat produktif. Dorong Modernisasi dan Dukung Program Makanan Bergizi Gratis
Kapolsek Lubuk Batu Jaya menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar kunjungan biasa, melainkan membawa misi edukasi untuk kemajuan sektor peternakan di tingkat desa. Melalui personel di lapangan, Kapolsek menitipkan sejumlah imbauan penting kepada pemilik ternak.
"Kami mengimbau kepada peternak agar terus meningkatkan populasi dan kualitas bibit, memperbaiki manajemen pakan, serta menjaga kesehatan hewan ternak. Sudah saatnya peternak kita mengadopsi teknologi dan pola modern," ujar Kapolsek LBJ.
Selain itu, penguatan kelompok peternak juga menjadi poin krusial yang disampaikan. Langkah ini dinilai sangat strategis untuk menyinkronkan potensi daerah dengan program pemerintah pusat, salah satunya dalam mendukung ketersediaan pasokan untuk Program Makanan Bergizi Gratis.
Optimalisasi Lahan dan Kemandirian Pangan Desa Tidak hanya fokus pada sektor peternakan sapi dan kambing milik warga, dalam sambang tersebut personel Polsek LBJ juga memberikan motivasi kepada masyarakat luas agar terus mengembangkan pertanian mandiri.
Secara keseluruhan, kegiatan ini bertujuan untuk: Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga ketahanan pangan dari lingkup terkecil.
Mendorong pemanfaatan lahan secara optimal, produktif, dan berkelanjutan. Menjamin ketersediaan pangan yang stabil dan mandiri di tingkat desa.
Hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai dilaksanakan, situasi di lokasi terpantau dalam keadaan yang aman, tertib, dan sangat kondusif. Hubungan komunikasi antara pihak kepolisian dan peternak setempat pun terjalin dengan sangat harmonis.
(red).