Hari Lahir Pancasila, Lapas Pekanbaru Teguhkan Semangat Persatuan dan Nasionalisme

Senin, 01 Juni 2026 - 11:38:45 WIB

PEKANBARU, (Riausindo.com) – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila 2026, Senin (1/6/2026). 

Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh jajaran pemasyarakatan dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara sekaligus pemersatu bangsa.

Upacara yang berlangsung di Lapangan Upacara Lapas Kelas IIA Pekanbaru tersebut dipimpin langsung oleh Pelaksana Harian (Plh) Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yusup Gunawan, sebagai Inspektur Upacara. 

Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh semangat kebangsaan dengan diikuti pejabat struktural, pegawai, serta perwakilan warga binaan.

Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”. 

Tema tersebut menegaskan peran strategis Pancasila sebagai dasar negara, ideologi bangsa, sekaligus pedoman dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

Dalam amanatnya, Yusup Gunawan membacakan sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Prof. Yudian Wahyudi. 

Dalam sambutan itu ditegaskan bahwa Pancasila merupakan rumah besar bagi seluruh rakyat Indonesia yang mampu menyatukan keberagaman suku, agama, budaya, dan bahasa dalam satu tujuan bersama, yakni mewujudkan Indonesia yang maju, adil, dan sejahtera.

“Pancasila adalah bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya. Di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman yang terdiri atas lebih dari 17.000 pulau dan ratusan etnik dapat disatukan dalam satu ikatan kebangsaan. Pancasila adalah jangkar moral kita dalam menghadapi turbulensi global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik,” demikian kutipan sambutan yang dibacakan Yusup Gunawan.

Ia menegaskan, nilai-nilai luhur Pancasila harus terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan. 

Melalui semangat gotong royong, persatuan, dan keadilan sosial, seluruh petugas diharapkan mampu memberikan pelayanan yang profesional, humanis, dan berintegritas.

Peringatan Hari Lahir Pancasila juga menjadi sarana pembinaan karakter bagi warga binaan. Momentum tersebut diharapkan dapat menumbuhkan rasa cinta tanah air, meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara, serta memotivasi mereka untuk menjadi pribadi yang lebih baik ketika kembali ke tengah masyarakat.

Melalui upacara ini, Lapas Kelas IIA Pekanbaru menegaskan komitmennya untuk terus menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan semangat nasionalisme dalam setiap aspek pembinaan maupun pelayanan. 

Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama sebagai harapan agar bangsa Indonesia senantiasa diberikan persatuan, kedamaian, dan kemajuan dalam mewujudkan cita-cita nasional yang berlandaskan Pancasila.

( Ocu Ad  )