Bhabinkamtibmas Tapung Pantau Jagung, Dukung Swasembada Pangan Nasional
KAMPAR, (Riausindo.com) – Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional terus diwujudkan melalui berbagai kegiatan nyata di tengah masyarakat.
Salah satunya dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Tanjung Sawit, Aiptu Parlin S, yang turun langsung melakukan pengecekan dan monitoring tanaman jagung milik petani di Desa Tanjung Sawit, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Riau.
Kegiatan monitoring tersebut dilaksanakan di lahan pertanian yang dikelola secara mandiri oleh warga. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus memastikan perkembangan tanaman jagung berjalan optimal hingga masa panen.
Dalam kegiatan itu, Aiptu Parlin meninjau langsung kondisi lahan, pertumbuhan tanaman, serta kesiapan petani dalam menghadapi masa panen. Selain melakukan pengecekan, ia juga berdialog dengan petani guna mengetahui kendala yang dihadapi selama proses budidaya.
Menurut Aiptu Parlin, keterlibatan Polri di sektor pertanian merupakan bagian dari dukungan terhadap program strategis pemerintah yang menempatkan ketahanan pangan sebagai salah satu prioritas pembangunan nasional.
Kehadiran Polri, kata dia, tidak hanya sebatas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga menjadi mitra bagi warga dalam meningkatkan produktivitas pertanian.
“Dari hasil pengecekan yang dilakukan, kondisi tanaman jagung tumbuh dengan baik dan menunjukkan perkembangan yang positif. Jika tidak ada kendala berarti, tanaman ini diperkirakan memasuki masa panen pada September 2026 mendatang,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan budidaya jagung tersebut menjadi kabar baik bagi petani sekaligus memberikan kontribusi terhadap upaya pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.
Sementara itu, Kapolres Kampar AKBP Bobby Putra Ramadhan melalui Kapolsek Tapung menyampaikan apresiasi kepada para petani yang terus berupaya meningkatkan hasil produksi pertanian di tengah berbagai tantangan yang dihadapi.
Menurutnya, sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas pangan daerah maupun nasional. Karena itu, dukungan dan pendampingan kepada petani perlu terus dilakukan secara berkelanjutan.
“Keberhasilan program ketahanan pangan tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah, aparat kepolisian, pemerintah desa, kelompok tani, dan seluruh elemen masyarakat agar target swasembada pangan dapat tercapai,” katanya.
Kapolsek juga menegaskan bahwa seluruh personel Bhabinkamtibmas di wilayah hukum Polsek Tapung akan terus menjalin komunikasi, koordinasi, dan pendampingan kepada masyarakat, khususnya kelompok tani, guna mendukung peningkatan produktivitas pertanian.
Melalui kegiatan monitoring dan pendampingan yang dilakukan secara rutin, Polri berharap program ketahanan pangan nasional dapat berjalan optimal serta mampu meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat kemandirian pangan di Kabupaten Kampar.
( Nurhayati )