Polsek Tapung Kembali Turun ke Lahan, Tanam Jagung Pipil Demi Ketahanan Pangan
Tapung, (Riausindo.com) – Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional dan mewujudkan swasembada pangan terus dilakukan jajaran kepolisian di wilayah Kabupaten Kampar.
Kali ini, Polsek Tapung kembali melaksanakan penanaman jagung pipil bersama kelompok tani di Desa Muara Mahat Baru, Kecamatan Tapung, Kamis (28/5/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolsek Tapung Kompol Y.E. Bambang Dewanto, SH didampingi Wakapolsek Tapung AKP Ferry Martianus Fadillah, SH. Turut hadir Kepala Desa Muara Mahat Baru Azhari bersama Kelompok Tani Temu Mahat binaan Polsek Tapung.
Dalam kegiatan itu, dilakukan penanaman jagung pipil di lahan seluas dua hektare menggunakan benih jagung varietas Lamuru Label Putih.
Kapolsek Tapung Kompol Y.E. Bambang Dewanto mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program Astacita Presiden RI Prabowo Subianto, khususnya poin kedua terkait penguatan ketahanan dan kemandirian bangsa melalui swasembada pangan.
“Polsek Tapung terus mendorong masyarakat dan kelompok tani melalui pemerintah desa maupun Bumdes agar aktif memanfaatkan lahan produktif untuk mendukung ketahanan pangan,” ujar Bambang.
Ia menjelaskan, penanaman jagung pipil tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan perekonomian kelompok tani, tetapi juga membantu memenuhi kebutuhan pakan ternak masyarakat di Desa Muara Mahat Baru dan wilayah Kecamatan Tapung secara umum.
Menurutnya, sektor pertanian menjadi salah satu kekuatan utama dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat desa, sehingga perlu dukungan bersama antara pemerintah, aparat dan masyarakat.
"Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berkelanjutan dan menjadi motivasi bagi desa maupun kelompok tani lainnya di Kecamatan Tapung untuk ikut mengembangkan sektor pertanian,” tambahnya.
Sementara itu, kelompok tani mengaku menyambut baik dukungan dan pendampingan yang diberikan Polsek Tapung. Kehadiran aparat kepolisian dinilai mampu memberikan semangat serta mendorong produktivitas masyarakat dalam mengelola lahan pertanian.
Dengan adanya sinergi antara Polri, pemerintah desa dan kelompok tani, diharapkan program ketahanan pangan nasional dapat berjalan optimal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kabupaten Kampar.
( Nurhayati )