Polsek Peranap Pantau Perkembangan 1 Hektar Lahan Jagung Pipil di Baturijal Barat

Senin, 18 Mei 2026 - 15:58:50 WIB

INHU,RIAUSINDO.COM – Kepolisian Sektor (Polsek) Peranap terus berkomitmen mendukung penuh program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional. Hal ini dibuktikan melalui aksi nyata jajaran Polsek Peranap yang secara konsisten bersinergi dengan elemen masyarakat dan pemerintahan desa setempat.

Pada Senin siang (18/5/2026) sekira pukul 10.30 WIB, Polsek Peranap melaksanakan kegiatan pemantauan perkembangan budidaya tanaman Jagung Pipil yang bertempat di lahan milik Bapak Yusem Hep, Desa Baturijal Barat, Kecamatan Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).

Program ketahanan pangan ini berjalan atas kerja sama solid antara Polsek Peranap dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Bernai, Desa Baturijal Barat.

Sinergi Bhabinkamtibmas dan BUMDES Kapolres Indragiri Hulu, melalui Kapolsek Peranap IPTU Yopi Ferdian, S.H., M.H., M.S.I., menyampaikan bahwa dalam kegiatan kali ini, personel Bhabinkamtibmas Brigadir Eko Hariyanto diterjunkan langsung ke lapangan untuk meninjau progres pertumbuhan tanaman pangan tersebut.

"Pemantauan secara berkala ini sangat penting dilakukan untuk memastikan tanaman jagung tumbuh secara optimal, sehingga program ketahanan pangan di wilayah hukum Polsek Peranap dapat memberikan hasil yang maksimal saat panen raya nanti," ujar IPTU Yopi Ferdian dalam laporan resminya.

Hasil Pemantauan: Tanaman Tumbuh Subur Berdasarkan hasil pengecekan langsung di area lahan seluas 1 Hektar tersebut, didapati perkembangan yang sangat positif:

Progres Pertumbuhan: Tanaman jagung pipil yang mulai ditanam serentak pada tanggal 6 Mei 2026 lalu, saat ini terpantau sudah tumbuh dengan baik dan sehat.

Kondisi Fisik: Rata-rata tinggi tanaman saat ini telah mencapai ukuran 15 hingga 20 sentimeter.

Situasi Aman dan Kondusif Kegiatan pemantauan yang berlangsung hingga selesai tersebut berjalan dengan lancar. Sinergitas antara Polri, pemilik lahan, dan pengurus BUMDES Bernai diharapkan dapat menjadi motor penggerak bagi desa-desa lain di wilayah Kabupaten Inhu dalam memanfaatkan potensi lahan untuk ketahanan pangan mandiri.

Hingga berakhirnya kegiatan peninjauan lapangan, situasi di lokasi dilaporkan berada dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

(REDAKSI)