Jagung Melimpah di Tenayan Raya, Wakapolda Riau Apresiasi Perjuangan Petani
PEKANBARU,(Riausindo.com) – Polda Riau menggelar Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan groundbreaking pembangunan 10 gudang ketahanan pangan Polri serta launching operasional 166 SPPG Polri, di Jalan Gajah RT 02 RW 13, Kelurahan Bambu Kuning, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, Kamis (15/5/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengki Haryadi, unsur TNI-Polri, Forkopimda Riau, para Pejabat Utama Polda Riau, Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Muharman Arta, Kapolsek Kulim Kompol Didi Antoni, kelompok tani, serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengki Haryadi menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak, khususnya para petani yang telah berjuang mewujudkan visi Indonesia menuju swasembada pangan sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto.
“Polri memiliki peran strategis sebagai penggerak sumber daya dan penjaga kedaulatan pangan. Kami hadir mendampingi petani, memastikan stabilitas harga serta mendukung kelancaran distribusi hasil panen demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Hengki.
Ia menjelaskan, pada tahun 2025 Polda Riau bersama jajaran telah melaksanakan penanaman jagung pipil seluas 1.690 hektar dari total potensi lahan yang tersedia mencapai 7.355 hektar. Memasuki tahun 2026, Polda Riau berkomitmen meningkatkan capaian penanaman dengan mengoptimalkan seluruh potensi lahan yang ada.
Menurutnya, target tersebut dapat diwujudkan melalui kolaborasi dan sinergi antara Polri, pemerintah daerah, kelompok tani dan masyarakat dalam pengembangan lahan tumpang sari perkebunan sawit seluas 2.000 hektar.
Pada panen raya kuartal kedua kali ini, lahan jagung binaan Polresta Pekanbaru seluas 3,8 hektar milik warga bernama Kahar berhasil menghasilkan sekitar 26,6 ton jagung.
Selain itu, secara keseluruhan Polda Riau dan jajaran juga melaksanakan panen jagung di sejumlah wilayah dengan total luas panen mencapai 58,65 hektar dan estimasi hasil panen sekitar 117,30 ton jagung.
Wakapolda Riau turut menyampaikan terima kasih kepada Kahar yang dinilai memiliki peran besar dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kahar yang telah mendukung penanaman jagung sebagai bagian dari program strategis pemerintah. Keberhasilan ini juga tidak terlepas dari kontribusi aktif kelompok tani yang konsisten memberikan dukungan dan dedikasi penuh,” katanya.
Ia menegaskan, kegiatan panen raya bukan sekadar memetik hasil pertanian, tetapi juga menjadi simbol komitmen Polri dalam mendampingi petani serta menjaga ketahanan pangan sebagai bagian penting dari keamanan nasional.
“Keterlibatan aktif Polri dalam mendukung ketahanan pangan merupakan kontribusi strategis bagi keamanan dan kesejahteraan bangsa. Ketahanan pangan yang kuat akan menciptakan stabilitas sosial dan situasi kamtibmas yang aman serta kondusif,” ungkapnya.
Brigjen Hengki optimistis Provinsi Riau mampu menjadi salah satu lumbung pangan nasional melalui semangat kebersamaan, kerja keras dan kolaborasi lintas sektor yang terus dibangun.
“Panen raya ini bukan hanya hasil dari tanah, tetapi simbol kebersamaan dan dedikasi. Dengan semangat yang tidak pernah padam, saya yakin Riau mampu memberikan kontribusi besar dalam mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan,” tutupnya.
Pada kesempatan tersebut Polda Riau juga memberikan piagam penghargaan kepada Bapak Kahar serta memberikan paket sembako masyarakat lainnya.
( Nurhayati )