Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Peranap Sambangi Kelompok Tani Bina Usaha
INHU,RIAUSINDO.COM - Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Peranap terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Hal ini dibuktikan dengan kunjungan lapangan yang dilakukan oleh Kasubsektor Batang Peranap, Iptu Miswar, SH, bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Peranap, Bripka Fadly Ridwan, ke lahan Kelompok Tani (Poktan) Bina Usaha, Kelurahan Peranap, Sabtu (09/05).
Dalam kegiatan ini, pihak kepolisian tidak bergerak sendiri. Turut hadir Koordinator Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Peranap guna memberikan pendampingan teknis kepada para petani.
Sinergi Lintas Sektor Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara aparat keamanan, penyuluh pertanian, dan masyarakat petani. Iptu Miswar menjelaskan bahwa kehadiran Polri di tengah lahan pertanian adalah bentuk dukungan moral sekaligus pengawasan agar program ketahanan pangan di tingkat desa berjalan maksimal.
"Kami ingin memastikan bahwa para petani merasa didampingi. Sinergi antara Polri dan penyuluh pertanian sangat penting agar kendala di lapangan bisa kita cari solusinya bersama demi tercapainya swasembada pangan," ujar Iptu Miswar.
Edukasi dan Pendampingan Selain meninjau kondisi tanaman, Bripka Fadly Ridwan selaku Bhabinkamtibmas juga berdialog langsung dengan anggota Poktan Bina Usaha. Ia mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan produktif.
Sementara itu, Koordinator BPP Peranap memberikan arahan terkait pola tanam dan pengendalian hama yang efektif agar hasil panen Poktan Bina Usaha dapat meningkat signifikan.
Poin Utama Kunjungan, Penguatan Sinergi: Kolaborasi antara Polri (Polsek Peranap) dan Instansi Pertanian (BPP).
Dukungan Program Nasional: Menyukseskan agenda ketahanan pangan pusat di level daerah.
Pendampingan Petani: Memberikan motivasi dan solusi teknis bagi Poktan Bina Usaha.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pemicu semangat bagi kelompok tani lainnya di wilayah Kecamatan Peranap untuk terus berinovasi dalam mengelola sektor pertanian, sehingga stabilitas pangan daerah tetap terjaga.