Perkuat Pengawasan Layanan Makanan, Petugas Lapas Ikuti Bimtek SIMONEV BAMA Versi 2

Selasa, 05 Mei 2026 - 12:48:20 WIB

PEKANBARU, (Riausindo.com) – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru memperkuat pengawasan layanan makanan bagi warga binaan dengan mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Aplikasi SIMONEV BAMA Versi 2 secara virtual, Selasa (5/5/2026).

Kegiatan yang diikuti langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, bersama jajaran Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Binadik) ini digelar dari ruang rapat Lapas Pekanbaru.

Bimtek tersebut dibuka oleh Direktur Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi, dr. Adhayani Lubis. 

Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi informasi dalam meningkatkan kualitas layanan pemasyarakatan, khususnya pemenuhan kebutuhan dasar warga binaan seperti makanan yang layak dan bergizi.

Melalui kegiatan ini, para petugas dibekali pemahaman teknis terkait penggunaan Aplikasi SIMONEV BAMA Versi 2, mulai dari pengenalan fitur, tata cara penginputan data, hingga mekanisme monitoring dan evaluasi yang terintegrasi.

SIMONEV BAMA Versi 2 merupakan sistem berbasis web yang dikembangkan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) di bawah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. 

Aplikasi ini digunakan untuk memantau dan mengevaluasi pengelolaan bahan makanan di Lapas dan Rumah Tahanan (Rutan) di seluruh Indonesia agar lebih transparan, terukur, dan berkelanjutan.

Kalapas Pekanbaru, Yuniarto, menyebut keikutsertaan jajarannya dalam bimtek ini sebagai bentuk komitmen meningkatkan kualitas layanan kepada warga binaan. 

Menurutnya, pemanfaatan teknologi menjadi kunci dalam memastikan pengelolaan makanan berjalan sesuai standar.

“Melalui aplikasi ini, kami berharap pengawasan layanan makanan semakin optimal, sehingga hak-hak warga binaan dapat terpenuhi dengan baik,” ujarnya.

Dengan peningkatan kapasitas petugas melalui bimtek tersebut, implementasi SIMONEV BAMA Versi 2 di Lapas Pekanbaru diharapkan berjalan maksimal dan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pembinaan serta pelayanan bagi warga binaan.

( Ocu Ad  )