Personil Polda Riau dan Polres Kampar Turun Tangan Bangun 3 Jembatan

Sabtu, 18 April 2026 - 17:05:39 WIB

Kampar,(Riausindo.com) – Personel Polda Riau bersama Polres Kampar tancap gas membantu percepatan pembangunan tiga jembatan di Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar. Hingga Sabtu (17-18/4/2026), progres pembangunan menunjukkan hasil positif, bahkan salah satu jembatan telah mencapai 70 persen.

Pembangunan paling signifikan terlihat pada Jembatan Sei Silam di Dusun Pulau Jambu, Desa Pulau Jambu. Memasuki hari ke-12 pengerjaan, jembatan sepanjang 18,5 meter dan lebar 4 meter itu sudah mencapai progres 70 persen. 

Pekerjaan difokuskan pada pengecatan, pengelasan lantai besi pelat polos, serta penggalian tapak untuk pengecoran lonjing.

Kapolsek Bangkinang Barat IPTU Rully Chairullah bersama personel turun langsung memantau pengerjaan di lapangan. 

Proyek tersebut berjalan sesuai jadwal tanpa kendala berarti. Selanjutnya, pekerjaan akan berlanjut pada pemasangan dan pengelasan pelat bunga, pengecatan pagar, hingga pengecoran struktur jembatan.

Sementara itu, pembangunan Jembatan Sei Silam di Dusun Sungai Betung, Desa Pulau Jambu, baru memasuki hari ke-3 dengan progres 10 persen. Jembatan berukuran 8 meter x 3 meter ini masih dalam tahap pembongkaran lantai lama dan pembersihan material sisa rangka. 

Target berikutnya meliputi pembongkaran lanjutan serta pengukuran rangka besi untuk konstruksi baru.

Di lokasi lain, tepatnya di Dusun Sungai Lintang, Desa Empat Balai, pembangunan jembatan sepanjang 17 meter dan lebar 4 meter juga memasuki hari ke-3 dengan progres 25 persen. 

Kegiatan diawali apel yang dipimpin Kapolsek Bangkinang Barat, melibatkan personel Satgas Darurat Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Polda Riau.

Personel gabungan dari Brimob, Polair, Sabhara, hingga Polsek setempat terlibat langsung dalam pekerjaan, mulai dari pembersihan area, pemotongan besi, hingga perakitan turap jembatan. Dukungan ini dinilai mampu mempercepat proses konstruksi di lapangan.

Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang mengatakan keterlibatan personel kepolisian merupakan bentuk komitmen dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, tiga jembatan tersebut sangat vital untuk meningkatkan konektivitas dan perekonomian masyarakat Kuok.

“Kolaborasi antara kepolisian, kontraktor, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan. Kami tidak hanya menjaga kamtibmas, tapi juga hadir membantu pembangunan demi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Hal senada disampaikan perwakilan Satgas, Aipda Muhammad Yusuf. Ia menegaskan seluruh personel siap memberikan dukungan maksimal hingga proyek rampung agar masyarakat dapat menikmati akses yang lebih baik dan aman.

Pihak kontraktor turut mengapresiasi keterlibatan aparat kepolisian. Dengan dukungan tersebut, pekerjaan dinilai berjalan lebih efektif dan sesuai target waktu.

Seluruh rangkaian kegiatan pembangunan dan pemantauan berlangsung aman dan kondusif. Polres Kampar memastikan pengawasan akan terus dilakukan secara berkala guna menjaga kualitas serta transparansi pembangunan infrastruktur tersebut.

( Nurhayati  )