Panen Raya Jagung di Tenayan Raya, Kabag Binkar Biro SDM Polda Riau, Apresiasi Polsek Kulim

Kamis, 16 April 2026 - 11:20:41 WIB

PEKANBARU,(Riausindo.com) – Jajaran Polresta Pekanbaru menggelar panen raya jagung pipil kuartal II tahun 2026 di lahan pertanian seluas sekitar 1,5 hektare di Jalan Jawa, Kecamatan Tenayan Raya, Kamis (16/4/2026). 

Kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan terhadap program swasembada pangan nasional, khususnya komoditas jagung.

Panen raya tersebut dihadiri Kabag Binkar Biro SDM Polda Riau AKBP R. Ricky, Wakapolresta Pekanbaru AKBP Ronald Sumaja, Kabag SDM Polresta Pekanbaru, Danramil Tenayan Raya, Kapolsek Kulim Kompol Didi Antoni, Camat Tenayan Raya, serta unsur kelurahan, penyuluh pertanian lapangan (PPL), dan masyarakat pemilik lahan.

Kegiatan panen raya jagung pipil ini merupakan hasil program penanaman jagung yang dilakukan jajaran Polresta Pekanbaru bersama kelompok tani dan stakeholder terkait. Selain lahan yang dipanen saat ini, terdapat sekitar 2 hektare lahan lain yang masih dalam tahap perawatan dan akan dipanen pada periode berikutnya.

Selain jajaran kepolisian, kegiatan ini juga melibatkan Dinas Pertanian melalui PPL, kelompok tani, serta pemilik lahan yang berkolaborasi dalam pengelolaan pertanian jagung di wilayah Tenayan Raya.

Program ini digelar sebagai bentuk dukungan Polri terhadap kebijakan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan dan mendorong swasembada jagung di daerah.

Wakapolresta Pekanbaru AKBP Ronald Sumaja dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, terutama kelompok tani dan pemilik lahan. 

Ia menyebut hasil panen kali ini cukup menggembirakan dan menjadi panen perdana untuk kuartal II tahun 2026.

“Lahan yang kita panen hari ini sekitar 1,5 hektare, dengan hasil yang cukup baik. Ini merupakan bagian dari target yang telah ditetapkan dan akan terus kita kembangkan ke depan,” ujar Ronald.

Sementara itu, Kabag Binkar Biro SDM Polda Riau AKBP R. Ricky turut mengapresiasi kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menyukseskan program ini. 

Ia menyebut estimasi hasil panen berada di kisaran 6 hingga 10 ton, tergantung kualitas dan kadar air jagung.

“Kegiatan ini diharapkan menjadi motivasi bagi wilayah lain untuk mengoptimalkan lahan yang ada. Kami juga menyiapkan pendampingan dan konsultasi agar hasil panen bisa maksimal dan memiliki nilai jual yang baik,” jelasnya.

Polresta Pekanbaru juga berkomitmen untuk terus mengawal proses pascapanen, termasuk distribusi dan penjualan hasil jagung, agar petani mendapatkan harga yang layak sesuai kualitas produk.

Dengan adanya panen raya ini, diharapkan sinergi antara aparat, pemerintah, dan masyarakat semakin kuat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional serta meningkatkan kesejahteraan petani di wilayah Pekanbaru.

( Ocu Ad  )