Semarak HBP ke-62, Lapas Pekanbaru Pamerkan Produk Warga Binaan di Bazaar
PEKANBARU,(Riausindo.com) – Dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru turut ambil bagian dalam bazaar produk hasil karya warga binaan yang digelar Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau, Kamis (9/4/2026).
Kegiatan bazaar yang berlangsung di halaman Rutan Kelas I Pekanbaru ini menjadi ajang promosi sekaligus pembuktian keberhasilan program pembinaan kemandirian warga binaan di lingkungan pemasyarakatan wilayah Riau.
Beragam produk unggulan ditampilkan dalam bazaar tersebut, mulai dari hasil pertanian hidroponik, telur ayam, roti, keripik pisang, hingga berbagai aksesoris kreatif.
Produk-produk ini merupakan hasil karya warga binaan dari sejumlah Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan, yang tidak hanya memiliki nilai ekonomis, tetapi juga mencerminkan keterampilan dan semangat perubahan mereka selama menjalani masa pembinaan.
Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, bersama jajaran turut aktif memeriahkan kegiatan dengan menghadirkan produk unggulan berlabel “Kawan” sebagai brand hasil karya warga binaan Lapas Pekanbaru.
Yuniarto mengatakan, keikutsertaan dalam bazaar ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap program pembinaan kemandirian yang terus digencarkan di dalam lapas.
“Bazaar ini menjadi wadah bagi warga binaan untuk menunjukkan hasil karya mereka kepada masyarakat luas. Harapannya, produk yang dihasilkan dapat lebih dikenal sekaligus memberikan nilai tambah sebagai bekal mereka setelah bebas nanti,” ujar Yuniarto.
Ia menegaskan, pembinaan di Lapas tidak hanya berfokus pada pembentukan kepribadian, tetapi juga penguatan keterampilan produktif yang bernilai ekonomi.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kepercayaan diri warga binaan serta membuka peluang agar mereka dapat mandiri dan produktif saat kembali ke tengah masyarakat,” tambahnya.
Selain sebagai sarana promosi, bazaar ini juga menjadi momentum memperkuat sinergi antara jajaran pemasyarakatan dengan masyarakat dalam mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan.
Dengan dukungan berbagai pihak, diharapkan program pemasyarakatan mampu mencetak warga binaan yang lebih siap, mandiri, dan produktif saat kembali ke lingkungan sosialnya.
( Ocu Ad )