Kebakaran Ruko di Payung Sekaki Pekanbaru, Diduga Akibat Kipas Angin Overheat

Senin, 06 April 2026 - 22:54:50 WIB

Pekanbaru,(Riausindo.com) – Kebakaran melanda satu unit rumah toko (ruko) di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Labuh Baru Barat, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, Senin (6/4/2026) sore. 

Kapolsek Payung Sekaki AKP Rafidin melalui Kanit Reskrim IPTU Irfan Siswanto kepada awak media menyampaikan, peristiwa ini diduga dipicu korsleting listrik dari kipas angin yang terlalu panas.

Menurut Irfan, peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 14.40 WIB. Ruko tersebut diketahui milik Aman (50), seorang wiraswasta yang berdomisili di lokasi kejadian. 

"Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun kerugian materiil masih dalam pendataan", tambahnya.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, kebakaran pertama kali diketahui saat pemilik ruko bersama keluarganya pulang dari luar rumah. 

"Sekitar pukul 13.30 WIB, ruko dalam kondisi kosong karena ditinggal keluar", ungkap Irfan.

Namun saat kembali sekitar pukul 14.40 WIB, korban melihat kepulan asap hitam disertai api yang sudah membesar di lantai satu ruko, tepatnya di bagian yang bersebelahan dengan bangunan tetangga.

"Korban yang panik langsung berteriak meminta pertolongan", tambahnya.

Teriakan tersebut didengar oleh warga sekitar, termasuk pemilik ruko di sebelahnya yang kemudian segera menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Tak berselang lama, sekitar pukul 15.00 WIB, satu unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman. 

Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.30 WIB, dilanjutkan dengan proses pendinginan untuk mencegah munculnya titik api baru.

Dari hasil analisa awal, kebakaran diduga berasal dari mesin kipas angin yang mengalami panas berlebih karena tidak dimatikan, sehingga memicu korsleting listrik dan menimbulkan api.

Petugas dari Polsek Payung Sekaki yang menerima laporan langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mendata saksi-saksi, serta mengumpulkan bahan keterangan terkait insiden tersebut.

“Dari hasil pengecekan awal di lokasi, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik yang berasal dari kipas angin yang tidak dimatikan sehingga mengalami panas berlebih", beber Irfan.

Namun, kami masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pastinya. Ia menambahkan, dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa. 

“Korban jiwa nihil, sementara untuk kerugian materiil masih dalam proses pendataan,” tutupnya.

( Ocu Ad  )