Logo PT Agrinas Sempat Terpasang diKebun Plasma Seluas 48 Hektar,Ketum FOWLER Desak Penjelasan Resmi
RIAUSINDO - KAMPAR - Ketua Umum Forum Wartawan Environment Riau (FOWLER), Jon Hendri SH, menyoroti polemik keberadaan logo PT Agrinas Palma Nusantara yang sebelumnya terpampang di plank kebun plasma milik Kelompok Tani Ninik Mamak di Desa Sungai Rambai, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau.
Logo perusahaan tersebut sebelumnya terlihat jelas terpasang bersama beberapa logo lainnya pada papan informasi kebun rakyat seluas sekitar 48 hektare. Keberadaan logo itu sempat menimbulkan kesan adanya keterlibatan atau kerja sama perusahaan dalam pengelolaan kebun plasma tersebut.
Namun belakangan, logo-logo tersebut diketahui telah dihilangkan dari plank yang sama. Perubahan yang terjadi secara tiba-tiba itu memunculkan dugaan bahwa pencantuman logo sebelumnya dilakukan tanpa izin resmi dari pihak perusahaan.
Menanggapi hal tersebut, Jon Hendri menilai penggunaan logo perusahaan pada papan informasi publik bukanlah hal sepele karena dapat memengaruhi persepsi masyarakat.
“Jika benar logo itu dipasang tanpa izin, tentu ini sangat disayangkan. Masyarakat bisa saja menganggap ada kerja sama resmi antara perusahaan dengan kelompok tani, padahal belum tentu demikian,” ujarnya.
Ia juga menyoroti penghapusan logo yang diduga dilakukan secara diam-diam tanpa adanya penjelasan kepada publik. Kondisi ini dinilai berpotensi memunculkan spekulasi di tengah masyarakat.
Menurutnya, persoalan tersebut perlu segera dijelaskan secara terbuka agar tidak berkembang menjadi polemik yang lebih luas di tengah masyarakat setempat.
Ketua Umum FOWLER itu pun meminta pihak PT Agrinas Palma Nusantara untuk memberikan klarifikasi terkait pemasangan hingga penghapusan logo perusahaan pada plank kebun plasma milik kelompok Tani tersebut.
“Kami berharap pihak perusahaan dapat memberikan penjelasan secara transparan agar tidak terjadi simpang siur informasi yang bisa menimbulkan kesalahpahaman maupun konflik sosial di tengah masyarakat,” tegasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PT Agrinas Palma Nusantara maupun pengelola kebun terkait alasan pemasangan dan penghapusan logo perusahaan tersebut.(Tim)