Dampak Perang Amerika–Israel vs Iran Picu Kepanikan BBM, Polda Riau Koordinasi dengan Pertamina

Senin, 09 Maret 2026 - 15:24:17 WIB

PEKANBARU,(Riausindo.com) – Memanasnya konflik perang antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran menimbulkan kekhawatiran global terhadap pasokan energi dunia. 

Dampaknya mulai dirasakan di berbagai daerah, termasuk di Provinsi Riau, di mana masyarakat mulai khawatir terhadap ketersediaan bahan bakar minyak (BBM).

Kepolisian Daerah (Polda) Riau melalui Kabid Humas Kombes Pol Zahwani Pandra pun melakukan koordinasi dengan pihak Pertamina Retail Riau guna memastikan kondisi pasokan BBM di wilayah tersebut. 

Pertemuan itu dilakukan bersama Sales Area Manager (SAM) Pertamina Retail Riau, Wilson Eddy Wijaya, di Kantor Pertamina Retail Riau, Jalan Sisingamangaraja No.141, Kelurahan Rintis, Kecamatan Limapuluh, Kota Pekanbaru.

Dalam pertemuan tersebut, Polda Riau mendapatkan informasi bahwa kekhawatiran terhadap pasokan energi memang terjadi hampir di seluruh negara, termasuk di berbagai wilayah Indonesia. 

Situasi geopolitik yang memanas memicu kecemasan masyarakat terhadap kemungkinan terganggunya distribusi minyak dunia.

Kondisi ini kemudian memicu kekhawatiran di tengah masyarakat terkait potensi kelangkaan serta kenaikan harga energi. 

Akibatnya, muncul fenomena panic buying, di mana masyarakat membeli BBM dalam jumlah besar karena takut terjadi kekurangan pasokan akibat konflik tersebut.

Dampak lainnya, kekhawatiran terhadap kemungkinan penutupan Selat Hormuz—jalur vital pengiriman minyak dunia—juga memicu antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Provinsi Riau. 

Banyak pengendara terlihat membeli BBM lebih banyak dari biasanya karena khawatir stok akan habis atau harga akan melonjak.

Menanggapi situasi tersebut, Sales Area Manager Pertamina Retail Riau, Wilson Eddy Wijaya, memastikan bahwa stok BBM di Fuel Tank atau Integrated Terminal Pertamina Retail Riau dalam kondisi aman. 

"Persediaan yang tersedia saat ini bahkan mampu mencukupi kebutuhan masyarakat hingga sekitar 10 hari ke depan sesuai kapasitas penyimpanan terminal", jelasnya, Senin (9/3/2026).

Selain itu, distribusi BBM ke seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Riau hingga saat ini masih berjalan lancar tanpa kendala. 

Pertamina juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak lintas sektoral guna memastikan pasokan energi tetap stabil di tengah situasi global yang tidak menentu.

Pertamina juga memastikan kebutuhan BBM dan gas selama bulan Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Provinsi Riau dapat terpenuhi dengan baik. 

Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan panic buying serta menggunakan BBM secara bijak dan sesuai kebutuhan.

Sebagai bagian dari upaya menjaga ketersediaan pasokan, pada Jumat (6/3/2026) telah sandar kapal tanker di pelabuhan Fuel Tank Pertamina Sei Siak (Sei Duku) Pekanbaru yang membawa muatan sebanyak 3.500 kiloliter BBM jenis solar. 

Sementara pada Sabtu (7/3/2026) dijadwalkan kembali sandar kapal tanker dengan muatan 10.700 kiloliter BBM jenis pertalite.

Pertamina menegaskan bahwa pasokan BBM dan gas akan terus didatangkan secara berkala sesuai jadwal perencanaan suplai dan distribusi yang telah ditetapkan pemerintah. 

"Langkah antisipasi juga terus dilakukan agar tidak terjadi kelangkaan dan distribusi energi di Provinsi Riau tetap stabil hingga masa Lebaran nanti", tutup Wilson.

Sementara itu Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Zahwani Pandra menegaskan "Masyarakat jangan ragu tentang stok BBM sampai menjelang lebaran", tegas nya.

( Ocu Ad  )