Lantai Dua Tangsi Belanda di Mempura Ambruk, 17 Orang Luka Saat Kunjungan Studi Sejarah

Ahad, 01 Februari 2026 - 09:20:22 WIB

RIAUSINDO SIAK Sri Inderapura — Kabar duka datang dari bangunan bersejarah Tangsi Belanda yang berada di Desa Mempura, Kabupaten Siak Sri Inderapura, Sabtu (31/1/2026).

Insiden ini terjadi saat rombongan studi wisata sejarah dari SDIT Baitul Ridho Rawang Kao, Kabupaten Siak, mengunjungi bangunan peninggalan kolonial tersebut. Rombongan berjumlah 67 orang, terdiri dari 12 guru dan 55 siswa-siswi.

Peristiwa nahas bermula ketika sebagian siswa, guru, serta seorang pemandu wisata menaiki tangga menuju lantai dua bangunan. Namun secara tiba-tiba, lantai dua tangsi Belanda tersebut ambruk, menyebabkan para pengunjung terjatuh bersama material bangunan.

Akibat kejadian itu, 17 orang dilaporkan mengalami luka-luka, terdiri dari 15 siswa-siswi, 1 orang guru, dan 1 pemandu wisata. Mayoritas korban mengalami luka pada bagian kepala, tangan, dan kaki akibat benturan saat bangunan runtuh.

Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar menjelaskan, proses evakuasi langsung dilakukan oleh petugas bersama warga sekitar.

“Sebanyak 7 orang korban dilarikan ke Puskesmas Mempura, sementara 10 orang lainnya dirujuk ke RSUD Siak untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut,” ujar Kapolres.

Peristiwa ini menjadi perhatian serius mengingat bangunan Tangsi Belanda merupakan cagar budaya berusia puluhan bahkan ratusan tahun. Diharapkan, instansi terkait dapat melakukan pengawasan, perawatan, pengecekan struktur, serta renovasi berkala terhadap bangunan bersejarah, sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Masyarakat pun diajak untuk bersama-sama mendoakan agar seluruh pelajar, guru, dan pemandu wisata yang menjadi korban segera pulih, serta dapat kembali beraktivitas seperti sedia kala. *** Sgi