Pekerja Marka Jalan Jadi Korban Kecelakaan Maut, Plat Nomor Diduga Terekam Warga

Rabu, 28 Januari 2026 - 13:52:47 WIB

Pekanbaru,(Riausindo.com) – Kecelakaan maut terjadi di Kota Pekanbaru. Seorang pekerja pengecatan marka jalan, Misrial (36), tewas di tempat setelah ditabrak mobil yang melaju kencang dan langsung kabur dari lokasi kejadian. Insiden tragis ini terjadi di Jalan Tambusai–Paus, Rabu (28/1/2026) dini hari.

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 03.00 WIB saat korban bersama rekan-rekannya tengah melakukan pengecatan marka jalan di lajur kiri jalan tersebut. 

Tanpa diduga, sebuah mobil datang dari arah barat menuju timur dengan kecepatan tinggi dan langsung menghantam korban.

Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, AKP Satrio BW Wicaksana, membenarkan kejadian kecelakaan lalu lintas yang merenggut satu korban jiwa tersebut.

“Korban satu orang meninggal dunia di tempat kejadian. Mobil yang menabrak korban langsung melarikan diri usai kejadian,” kata AKP Satrio, Rabu siang.

Menurut keterangan polisi, mobil pelaku sempat melaju ke lajur kiri saat melintas di persimpangan Jalan Paus, tepatnya di depan Toko Mitra Sejati, sebelum akhirnya menabrak korban yang sedang bekerja di lokasi.

“Mobil datang dari arah barat, lalu mengarah ke lajur kiri dan menabrak korban yang sedang mengecat marka jalan di lajur yang sama,” jelasnya.

Hingga kini, polisi masih menyelidiki jenis kendaraan yang terlibat. Petugas belum mendapatkan keterangan pasti dari saksi mata terkait ciri-ciri mobil pelaku. 

Namun, warga di sekitar lokasi sempat melihat nomor polisi kendaraan yang diduga digunakan pelaku.

“Ciri-ciri kendaraan belum diketahui secara pasti. Informasi yang didapat di lapangan, hanya nomor plat yang terlihat warga,” ungkap AKP Satrio.

Korban diketahui merupakan petugas pengecatan marka jalan yang bekerja sebagai vendor Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru. 

Selain Misrial yang meninggal dunia, satu petugas lainnya dilaporkan mengalami luka ringan akibat insiden tersebut.

Sekretaris Dishub Kota Pekanbaru, Sunarko, membenarkan bahwa korban merupakan bagian dari tim pengecatan marka jalan yang sedang bekerja pada dini hari itu.

“Kejadian sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu ada empat petugas yang sedang melakukan pengecatan marka jalan,” kata Sunarko.

Saat ini, jenazah korban telah dievakuasi ke rumah sakit, sementara pihak kepolisian masih memburu pelaku tabrak lari dan mengumpulkan bukti tambahan di lokasi kejadian.

( Ocu Ad  )