Warga Ujung Tanjung Rohil Diterkam Buaya di Sungai Rokan, Tangan Kanan Korban Terpaksa Diamputasi

Sabtu, 03 Januari 2026 - 14:59:39 WIB

Riausindo – Rokanhilir– Seorang warga Kepenghuluan Ujung Tanjung, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir, menjadi korban serangan buaya saat beraktivitas di pinggir Sungai Rokan. Peristiwa nahas itu terjadi pada Jumat (2/1/2026) sekitar pukul 07.10 WIB.

Korban diketahui bernama Sahri Ramadhon Pasaribu (37), seorang wiraswasta yang berdomisili di RT 03/RW 01 Kepenghuluan Ujung Tanjung. Saat kejadian, korban hendak membersihkan diri di pinggir sungai usai memanen dan menimbang buah kelapa sawit.

Kapolsek Tanah Putih, Kompol Y. Yudi Indranaldi, kepada wartawan menjelaskan, rangkaian kejadian bermula pada Kamis malam (1/1/2026) sekitar pukul 21.00 WIB. Saat itu korban bersama beberapa rekannya baru saja selesai memanen dan menimbang sawit di lokasi yang berada tidak jauh dari tepi Sungai Rokan.

“Korban mencuci tangan dan membersihkan badan di pinggir sungai. Tiba-tiba seekor buaya muncul dan langsung menggigit tangan korban hingga korban terjatuh ke dalam sungai,” ujar Kapolsek.

Melihat kejadian tersebut, para saksi yang berada di lokasi, yakni Arjon Rambe (42), Restu (33), dan Fhatir (28), langsung berupaya menolong korban dengan menarik tubuhnya ke darat. Akibat serangan buaya itu, korban mengalami luka serius, terutama pada tangan kanan yang nyaris putus, serta luka pada bagian kaki.

Sekitar pukul 23.00 WIB, korban segera dilarikan ke Rumah Sakit Athaya Medika untuk mendapatkan penanganan awal. Namun, karena kondisi luka yang cukup parah, korban kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Mutia Sari Duri untuk perawatan lanjutan.

“Pada Jumat pagi sekitar pukul 10.00 WIB, tim medis melakukan tindakan amputasi pada tangan kanan korban akibat luka berat gigitan buaya. Alhamdulillah, nyawa korban berhasil diselamatkan,” tambah Kompol Y. Yudi Indranaldi.

Pasca kejadian tersebut, Polsek Tanah Putih langsung mengambil sejumlah langkah, di antaranya mendatangi dan mengamankan lokasi kejadian, memasang papan peringatan rawan buaya di sepanjang tepi Sungai Rokan, melakukan pemeriksaan saksi-saksi, serta berkoordinasi dengan pihak keluarga korban.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat, khususnya yang beraktivitas di sekitar Sungai Rokan, agar lebih waspada dan menghindari kegiatan mandi, mencuci, atau beraktivitas terlalu dekat dengan tepi sungai demi mencegah kejadian serupa terulang kembali.*** (ready)